Love & Be Your Self
Love your self. Be your self. Begitulah kata orang kebanyakan. Mengenai ini, saya pernah menemukan; || Kurang bijak untuk sekedar "be your self". Seharusnya "be your self" di versi terbaik diri kita. || Entahlah, dalam hal ini saya terpikir membicarakan "self" terkhusus pada wajah. Untuk terwujudnya "be your self dalam versi terbaik", saya melakukan pengobatan diri (=self, wajah). Ketika mayoritas orang menyebut 'permak muka' sebagai perawatan. Saya pribadi, menyebutnya dengan "pengobatan", karena wajah saya terlanjur 'sakit'. Meski kadung terlambat dan terhambat, saya bertekad mendedikasikan diri untuk terus berusaha. Terlambat, karena terlanjur 'sakit' dan baru mengenal dunia 'pengobatan' kurang dari setahun terakhir. Terhambat, karena belum punya uang sendiri dan kurang tega minta orangtua banyak-banyak. Sehubungan dengan ini, ada lagi yang perlu diutarakan. Terkadang, memamerkan wajah dalam bentuk apa...